Mengapa Makan daging bisa bikin sembelit ? Ini Alasannya

Posted by Ripa Wahyudi on 09.28

daging bikin susah bab, penyebab susah buang air besar
daging buruk untuk pencernaan
Protein hewani Penyebab Sembelit

Hal penting untuk memperbaiki buang air besar yaitu dengan mengurangi konsumsi protein hewani, seperti daging, susu, produk olahan susu dan lain sebagainya.

Protein merupakan nutrisi penting yang berfungsi sebagai sumber energy bagi organ dan system organisasi didalam tubuh. Tetapi, jika kita terlalu banyak mengkonsumsi protein hewani, akan memperburuk kondisi usus, menyebabkan sembelit, diare, dan menyebabkan tinja sangat bau.


Orang yang banyak  makan protein hewani sering menderita peradangan usus karena tinja menumpuk di bagian usus sebelah kiri.

bagian usus, usus kiri, usus tengah, usus turu, usus buntu
bagian-bagian usus

Usus besar ( kolon) terdiri  dari kolon kanan ( bagian usus samping kanan) yang menyambung dengan usus kecil, yaitu kolon menanjak, kolon melintang, kolon menurun, kolon sigmoid, dan kemudian menyambung ke rectum, sampai akhirnya ke lubang anus.
Kolon kiri dekat dengan lubang anus yaitu kolon sigmoid dan rectum, apabila kita terlalu banyak mengkonsumsi daging, tinja akan menumpuk di ujung organ pencernaan sehingga saluran pencernaan tertutup.


Mengapa tinja menumpuk di organ pencernaan ?

Salah satu penyebabnya karena daging tidak mengandung serat. Bahan makanan yang tidak mengandung seret membutuhkan waktu lama untuk diproses pencernaan hingga menjadi tinja.

Sehingga tinja menjadi busuk dan mengeluarkan gas, inilah yang menjadikan kentut bau ketika makan daging banyak, sekaligus membuat tinja berbau tidak enak.

Mungkin banyak yang berpikiran bahwa daging adalah sumber protein yang baik. Kenyataannya, daging hanya membebani proses pencernaan tubuh. orang zaman dulu yang jarang makan daging malah lebih kuat  dan sehat  jika dibandingkan dengan orang-orang zaman sekarang.
diagram penyerapan nutrisi makanan di usus
siklus peyerapan sari makanan di usus


Protein akan di urai menjadi asam amino oleh usus dengan bantuan enzim, lalu masuk ke dalam cairan tubuh. lalu sel akan merekomposisi protein.

Dalam proses rekomposisi inilah sering terjadi kegagalan proses. Apabila kita terlalu banyak mengkonsumsi, bagian dalam sel  akan menjadi kotor oleh protein sehingga menyebabkan penurunan fungsi sel.

Usus sebenarnya memiliki fungsi yang berguna untuk memperbaiki proses komposisi protein yang gagal tersebut.  Anda tidak perlu mengkonsumsi daging secara berlebih untuk mencukupi kebutuhan protein. Sebaiknya anda perlu berhati-hati bahwa mengkonsumsi protein secara berlebih dapat memperburuk kondisi usus, seperti yang terjadi pada orang-orang zaman sekarang.

Tentunya sulit untuk mengubah kebiasaan atau pola pikir yang mengatakan bahwa daging itu sehat. Tetapi, anda sebenarnya tidak perlu bersusah payah. Yang pertama harus dilakukan adalah memperbanyak makan ikan dan kacang-kacangan sambil sedikit mengkonsumsi daging.

makanan yang sehat untuk usus
makanan yang baik untuk menjaga kesehatan usus

Meskipun sama sama tergolong protein hewani, orang-orang yang mengkonsumsi ikan lebih  jarang terkena radang usus.

Konsepnya adalah mengganti daging dengan ikan, dan mengganti ikan dengan kacang-kacangan.

Ilmu tentang nutrisi yang kita ketahui selama ini mengatakan bahwa protein yang terdapat di dalam hewani dan nabati adalah sama. Namun, tentu saja hal tersebut dikatakan tanpa pemikiran beban kerja usus.



Ripa Wahyudi
09.28

0 komentar:

Posting Komentar

Customer Service


HP

Telkomsel : 081 339 1111 55
Pin BB. 5B9ECCDA

Pembayaran

BCA
4350498970
a.n Dewa Putu Ripa Wahyudi

BRI
2132-01-001-297-508
a.n Dewa Putu Ripa Wahyudi

MANDIRI
145-00-108-2121-9
a.n Dewa Putu Ripa Wahyudi

MADU CERNA. Diberdayakan oleh Blogger.

Featured Posts